suzuki

Jumat, 04 Agustus 2017

Tips Membeli Motor Bekas Pakai


Zona Motor ID, Beberapa tahun belakangan ini dealer motor bekas menjamur hampir disetiap daerah. Rata - rata mereka menawarkan motor dengan jarak tempuh minim atau pemakain tidak lebih dari 4 tahun. Terkadang juga dealer motor bekas mendapatkan motor dari hasil lelang motor tarikan leasing, oleh sebeb itu kita harus ekstra hati - hati dan lakukan pengecekan secara teliti  jika ingin membeli motor bekas.

Ada beberapa tips yang akan zator sampaikan sebagai panduan dalam membeli motor bekas..

1. Periksa Bodi Motor
Periksa bodi motor secara keseluruhan, apakah ada pecah atau bekas pecah, goresan, maupun retak. Setidaknya cacat goresan, pecah maupun retak dapat menandakan motor tersebut pernah jatuh, roboh ataupun kecelakaan.

2. Periksa Kondisi Cat Motor
Periksa kondisi cat kendaraan, masih cerah atau sudah pudar warnanya. Kebanyakan kasus pudarnya cat motor adalah terlalu seringnya motor dipapar di bawah terik matahari. Jika masih mengkilap periksa juga apa cat motor telah di cat ulang atau tidak. Karena jika motor telah dicat ulang patut dicurigai motor tersebut pernah jatuh atau terjadi kecelakaan sehingga ada cacat pada bodinya yang ditutupi dengan cat ulang.

3. Periksa Mesin Motor
Pemeriksaan mesin motor harus dilakukan secara cermat, jika diperlukan lakukan pemeriksaan secara detail seperti rembesan oli pada mesin, volume oli, maupun suara kasar yang dihasilkan oleh mesin. Lakukan tes jalan sebelum membeli motor, jika tarikan motor terasa berat dikhawatirkan oleh pemilik atau dealer motor bekas diisi dengan oli yang lebih kental untuk menghaluskan suara mesin. Cobalah kopling motor, terasa ada gejala slip kopling atau tidak. Jika ada gejala slip kopling, lebih baik gagalkan saja  memilih motor tersebut, karena biaya penggantian kampas kopling juga tidak sedikit.

4.  Periksa Rangka Motor
Periksa kelurusan rangka motor dengan mengujicobakan saat berkendara. Tekan rem mendadak pada saat motor melaju pelan, apabila motor agak ngebuang atau tidak stabil, berarti ada masalah pada rangka motor atau pada swing arm. Jika rangka telah tidak sempurna, hampir bisa dipastikan motor akan tidak sempurna atau tidak stabil saat dibawa berkendara.

5. Periksa Kondisi Velg Roda dan Shockbreaker
Kestabilan motor saat diajak berkendara juga ditentukan oleh kondisi velg roda dan shockbreaker. Dan harga penggantian velg dan velg membutuhkan dana yang cukup merogoh saku sangat dalam. Oleh sebab itu periksa velg apakah sudah oleng atau masih lurus, dan periksa kekenyalan shockbreaker apakah masih mampu meredam guncangan dengan cara menggenjot motor.

6. Periksa Sistem Kelistrikan
Periksa sistem kelistrikan pada motor apakah masih berfungsi normal semua atau ada kerusakan terutama lihat kondisi aki motor, masih sanggup untuk menghidupkan motor dengan elektrik stater atau tidak. Karena harga aki motor juga lumayan mahal, apalagi motor yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar memerlukan tegangan dari aki untuk menyalakan pompa bahan bakar di tangki.

7. Periksa Harga Pasaran Motor Setempat
Pemeriksaan harga pasaran motor juga diperlukan agar kita tidak terlalu mahal dalam membeli motor bekas. Meskipun harga motor bekas juga ditentukan oleh kondisi motor bekas itu sendiri

Harga Jual Motor Bekas Ditentukan Oleh Kondisi Motor, Bukan Merk