suzuki

Selasa, 01 Agustus 2017

Harga Jual Motor Bekas Ditentukan Oleh Kondisi Motor, Bukan Merk


Zona Motor ID, Banyak orang di Indonesia yang berkeinginan membeli motor baru, tetapi masih memikirkan harga jual motornya jika dijual kembali suatu saat nanti. Padahal setiap motor yang dibeli dari kondisi baru, harga jual kembalinya pasti jauh lebih rendah dari harga belinya, hal tersebut tidak memandang merk apa saja pasti jatuh harga jualnya.

Seharusnya pembeli motor baru wajib juga memikirkan kenyamanan motor saat dipakai saat berkendara, motornya awet atau tidak selama pemakaian, keiritan konsumsi bahan bakarnya dan dan yang terakhir adalah bodi motor bagus atau tidak (ini pandangan umum, karena jika masalah bodi berkaitan dengan selera).

1. Kenyamanan Motor
Syarat wajib yang perlu dipertimbangkan dalam membeli motor baru adalah kenyamanan. Hal ini menjadi prioritas utama karena kita sehari - hari dalam melakukan aktifitas baik berangkat maupun pulang kerja, kita membutuhkan alat transportasi yang nyaman dan aman. Apalagi jalanan di Indonesia tidak sepenuhnya mulus, terdapat banyak lobang galian, aspal yang tidak rata dan lain sebagainya. Oleh sebab itu pilihlah kendaraan yang nyaman, mempunyai redaman guncangan yang maksimal, dan yang pasti motor yang akan kita beli dapat kita kuasai handlingnya.

2. Keawetan Motor
Syarat kedua adalah cari tahu dengan keawetan motor tersebut dengan cara memperhatikan motor - motor sebelumnya dari merk yang mau dibeli. Apakah motor - motor yang sebelumnya rewel dan gampang masuk bengkel atau malah jarang masuk bengkel karena keawetan dari komponen motornya. Kalau mesin motor saat ini tidak diragukan lagi kekuatannya, sampai - sampai pihak pabrikan motor menggaransi mesin 3 tahun bahkan ada yang sampai 5 tahun. Tetapi bagaimana dengan komponen diluar mesin, seperti komponen CVT, Gir + rantai, kelistrikan yang hanya di garansi oleh pabrik selama 1 tahun. Terkadang juga ada pabrikan yang menggaransi mesin selama 3 tahun, tetapi motornya sering terjadi kendala. Memang penggantian komponen tidak dikenakan biaya selama masa garansi, tetapi terkadang motor harus diinapkan untuk menunggu spare part dan apa anda rela bolak - balik ke bengkel resmi karena motor sering rewel.

3. Keiritan Bahan Bakar
Saat ini motor yang diproduksi di Indonesia mayoritas telah menggunakan injeksi bahan bakar, sehingga kita tidak perlu khawatir dengan konsumsi bahan bakar motor kita nantinya. Tentunya konsumsi bahan bakar mengikuti dengan besarnya kapasitas mesin. Semakin besar kapasitas mesin motor, semakin boros, dan semakin berat beban motor juga akan semakin boros.

4. Tampilan Bodi Motor
Untuk tampilan bodi motor saat ini sudah banyak pilihan, bahkan Honda dan Yamaha memberikan banyak sekali pilihan terutama pada motor skuter maticnya. Tetapi carilah motor yang lumayan bagus bodinya dan yang banyak disukai oleh semua kalangan, agar nantinya tidak mengalami kesulitan dalam menjual kembali motornya.

Lalu bagaimana agar motor harga jualnya kembali tetap tinggi...??
Motor bekas bagaimanapun kondisinya dan apapun merknya akan anjlok harganya jika diukur dengan harga pembelian, apalagi jika dihitung dengan total pembayaran angsuran selama kredit motor, bisa - bisa harganya tidak sampai setengahnya.
Ada sedikit tips agar motor harganya tidak terlalu jatuh pada saat dijual kembali.

1. Rawat Kendaraan Secara baik
Dengan merawat kendaraan secara baik dan benar, motor akan selalu dalam kondisi prima. Misalnya mengganti oli mesin secara teratur dan berkala, servis motor secara rutin hanya di bengkel resmi, jangan memandikan motor dengan sabun yang berbahan dasar keras yang akan mengakibatkan cat gampang pudar.

2. Jangan Memodifikasi Motor Secara Berlebihan
Harga motor bekas dengan tampilan standar jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan motor yang telah mengalami modifikasi, baik itu cat, tampilan bodi, terlebih lagi mesinnya. Selain itu jika kita mempunyai motor modifikasi dan berencana untuk menjualnya, akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk mengembalikan motor dalam kondisi standar lagi. Karena mayoritas masyarakat lebih memilih motor bekas dalam kondisi standar dibandingkan motor bekas dalam keadaan termodifikasi.

3. Jangan Terlalu Banyak Memasang Fitur Tambahan
Pemasangan fitur tambahan juga dapat mengurangi nilai jual motor. Misalnya penggunaan atau penggantian lampu standar dengan lampu yang lebih terang. Selain merusak reflektor dan mika lampu, juga akan mempengaruhi sistem kelistrikan pada motor. Selain sistem kelistrikan yang mendapatkan fitur tambahan, terkadang juga pemilik motor melukai rangka motor dengan api las untuk memasang braket box tambahan pada motor. Efek negatif besi rangka yang terkena api las akan mudah terserang karat, sedangkat karat lambat laun akan menggerogoti rangka sehingga lapuk dan gampang patah.

4. Perhatikan Cara Berkendara Anda
Cara berkendara juga mempengaruhi harga jual motor pada akhirnya. Pada saat berkendara sebisa mungkin untuk menghindari lubang yang dalam pada aspal, jika berkendara pada jalanan yang berlubang diwajibkan mengurangi kecepatan agar roda kendaraan tidak terperosok ke dalam lubang yang akan mengakibatkan rusaknya komponen roda dan sistem peredam kejut (shockbreaker).

Mungkin itu sebagian dari tips memilih motor baru dan tips agar harga jual kembalinya tetap tinggi, semoga bermanfaat..