suzuki

Rabu, 05 Juli 2017

Suzuki Indonesia Jangan Merasa Puas Dengan Pencapaian Penjualan Suzuki GSX-150 series


Zona Motor ID, Saat ini Suzuki Indonesia boleh berbangga dengan pencapaian penjualan dari Suzuki GSX-150 series yang bisa dikatakan mendongkrak kembali penjualan Suzuki secara nasional. Hal ini sangat berkaitan dengan strategi pemasaran Suzuki yang menawarkan motor dengan harga lebih murah dari pesaingnya yang sekelas. Apalagi bulan Juli 2017 ini program harga promo Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150 diperpanjang.


Tetapi kali ini Zator tidak akan membahas tentang keberhasilan Suzuki Indonesia, tetapi akan lebih menyoroti bagaimana sebaiknya Suzuki Indonesia kedepannya agar cepat pulih dari keterpurukan dan bisa bertarung kembali bersama Yamaha dan Honda seperti tahun 2000'an.


Langkah Suzuki Indonesia saat ini bisa jadi sudah berada di rel yang benar, tetapi kecepatan berakselerasi harus ditambah agar menyusul ketertinggalan jumlah penjualan dari pabrikan Yamaha dan Honda. Langkah penambahan line-up dengan menghidupkan kembali Suzuki Smash Fi dan Suzuki Nex sudah benar, tetapi penambahan line-up motor baru jangan sampai berhenti di Suzuki GSX-150 series saja. Suzuki harus menambahkan model baru, seperti motor matic dengan kapasitas mesin lebih besar dari motor matic Suzuki saat ini, setidaknya Suzuki menambah 2 model motor matic baru untuk lebih mendorong membantu meningkatkan penjualan Suzuki.


Model motor baru yang juga bisa dilirik dan bisa menjadi pilihan oleh Suzuki Indonesia adalah model trail 150cc yang sampai saat ini masih dikuasai oleh Kawasaki KLX150 dengan pencapaian penjualan berkisar 6.000 unit per bulan. Tentunya ini juga peluang Suzuki Indonesia untuk beradu keberuntungan dipasar trail 150, bukan tidak mungkin Suzuki kembali berjaya seperti jaman dahulu dengan Suzuki TS125. Meskipun pasar motor trail 150 bukan main market motor di Indonesia, tetapi setidak - tidaknya lumayan besar dan selalu meningkat setiap tahunnya.


Selain penambahan motor dengan model baru, Suzuki Indonesia juga harus memperbanyak kembali dan membangun kembali dealer - dealer Suzuki di beberapa kota yang terlanjur tutup. Karena dealer adalah saluran terakhir sebelum motor diterima oleh konsumen, semakin banyak dealer semakin kuat penjualan motor Suzuki. Dan tidak lupa peran leasing atau finance jug menjadi salah satu penentu keberhasilan banyaknya penjualan motor. Tidak bisa dipungkiri jika penjualan motor di Indonesia hampir 85% lewat cara kredit lewat lembaga pendanaan atau Finance. Dan di beberapa kota, Suzuki Finance Indonesia sebagai Lembaga kredit resmi motor Suzuki ikut tutup seiring tutupnya dealer Suzuki. 

Pics : iwanbanaran.com
Ketersediaan suku cadang juga menjadi faktor ragunya konsumen membeli motor Suzuki di Indonesia. Karena sampai saat ini suku cadang motor Suzuki selalu diisukan mahal dan sulit untuk mendapatkannya. Mungkin Suzuki Indonesia bisa mulai memfikirkan dan mengatasi hal tersebut dengan menjual suku cadang motor Suzuki secara online. Dan pembayaran bisa bekerjasama dengan Indomaret atau alfamart seperti halnya Bukalapak.


Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Suzuki Indonesia, jangan berpuas diri dahulu, tunjukkan jika Suzuki memang benar - benar Fight Back.