suzuki

Senin, 27 Februari 2017

Motor Harian Jangan Pakai Spare Part Racing


Zona Motor ID, Banyak pengguna motor yang memodifikasi motornya agar lebih bertenaga jika dibandingkan motor yang diproduksi massal oleh pabrikan motor. Mereka rata - rata meng-upgrade mesin motornya dengan spare part racing sampai dengan jalan memperbesar kapasitas mesin motornya dengan cara memperbesar diameter piston (bore-up), maupun memanjangkan langkah piston untuk motor touring (stroke-up).


Tetapi yang perlu diingat adalah komponen motor racing memang meningkatkan performa motor, tetapi komponen racing rata - rata jelek dalam durability, misalnya piston racing yang di produksi untuk racing memang lebih ringan dari dan lebih pendek dari ukuran piston genuine atau piston original pabrikan karena memang tujuannya untuk high performance. Tetapi jika piston racing diaplikasi ke motor harian sungguh sangat disayangkan, karena piston racing harganya diatas piston asli pabrikan dan  daya tahan piston racing tidak sekuat piston genuine.


Contoh lain lagi penggunaan sistem pengapian racing untuk motor harian yang bertujuan untuk meningkatkan pembakaran pada mesin motor. Dampak dari membesarnya penggunaan sistim pengapian racing adalah cepat ausnya busi karena dipaksa dialiri arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh sistim pengapian motor. Dan jika diganti dengan busi racing pun umurnya tidak seawet busi yang direkomendasikan oleh pabrikan motor untuk motor harian.


Inilah sebagian resiko dari penyuka atau penggila motor kencang, mungkin ini yang mendasari meme atau tulisan Hobi Balap Itu Mahal. Kalau tidak mau mahal, pakai saja motor harian atau jika tidak puas dengan performa motor yang dimiliki saat ini, ganti aja dengan motor yang sama atau setipe tetapi tenaganya yang lebih besar (pindah merk).